Pertamina Tambah Import Pertamax
Untuk penuhi lonjakan permintaan, Pertamina akan tambah import pertamax. Lonjakan terjadi akibat pembatasan BBM bersubsidi.
Pertamina akan menambah impor Pertamax, untuk memenuhi kemungkinan lonjakan permintaan menyusul program pembatasan premium bersubsidi yang akan dimulai 1 April 2012.
Direktur Pengolahan Pertamina Edi Setianto mengatakan impor pertamax tersebut bukanlah impor tambahan, melainkan hanya pengalihan dari impor BBM premium. Ia menjelaskan saat ini kebutuhan premium mencapai 24 juta kiloliter pertahun, dan pertamax sekitar 800.000 kiloliter pertahun.
Sementara produksi kilang milik Pertamina hanya mampu memenuhi 12 juta kiloliter premium dan 500.000 kiloliter pertamax per tahun. Dengan demikian Pertamina masih mengimpor sebanyak 12 juta kiloliter premium dan sekitar 300.000 kiloliter pertamax pertahun.



Post your comment