BNP2TKI Lakukan Pengembangan Diplomasi Ketenagakerjaan Berperspektif Gender
Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP 2 TKI), akan mengembangkan diplomasi ketenagakerjaan berperspektif gender. Diplomasi itu bertujuan memberikan penempatan dan perlindungan TKI yang lebih humanis dan menyentuh akar permasalahan.
Kepala BNP 2 TKI, Jumhur Hidayat mengatakan, selama ini sebagian besar TKI adalah perempuan dan bekerja di sektor Penata Laksana Rumah Tangga. Kondisi tersebut membuat para TKI rentan perlindungannya dan sering menjadi korban kekerasan. Untuk itu dirasakan perlu pengembangan diplomasi ketenagakerjaan.
Upaya diplomasi berbasis gender dilakukan melalui pengetatan proses dokumen calon TKI, serta sistem pelatihan calon TKI 200 jam. Selain itu pemerintah RI berencana mengirim TKI PRT yang bekerja di rumah dengan pola live out system, yakni TKI tidak tinggal di rumah majikan, tetapi bertempat tinggal di suatu asrama atau pemondokan. Pola penempatan seperti itu sudah diterapkan di Malaysia dan Kuwait.



Post your comment