Home | Refleksi Prie GS

Refleksi Prie GS

Konsekuensi Logis (17/04)

Sering kita mendengar frasa konsekuensi logis, tetapi jarang sekali kita bersikap logis kepada konsekuensi logis ini. Ada banyak contoh soal ini, tetapi saya akan mengemukakan 2 contoh saja. ... Selengkapnya

Refleksi –Prie Gs(10/04)

“Pertemuan batin saya dengan induk ayam terbagi dalam tiga tahap, tahapan pertama saat usia pra-sekolah, saat induk ayam itu tanpa saya duga melabrak begitu saja, saat saya sedang lewat disebelahnya. saya kaget dan takut sekali untuk akhirnya marah dan terhina apa salah saya saat itu sampai ayam itu tega menyakit saya. sedemikain rupa sungguh pernyataan saya itu bukan melo drama,” Tutur Prie Gs Mengawali Refleksinya (10/04) ... Selengkapnya

Refleksi Prie GS (27/3) “Cepat Dan Keliru”

Cepat dan keliru, “Charels Darwin memang pernah menegaskan bahwa makhkluk yang tercepatlah sebagai pemenang atau yang tercerdas itulah kredo teori evolusi.” begitulah kalimat pembuka kang prie-GS di refleksinya jum’at malam (27/03) ... Selengkapnya

Paksaan Kebaikan

Kebaikan itu butuh dipaksakan, kalau memang terpaksa itulah jalan satu-satunya. Jangankan yang menjalankan keterpaksaan. Bahkan yang memaksapun tak kalah menderita. ... Selengkapnya

Mandat Peran

Negara yang kaya bukan yang besar penghasilannya, melainkan yang menyediakan banyak peran bagi warganya. Saya menonton pertunjukan seni perkusi dari Korea dengan takjub. Sederatan pemuda berwajah gaul menabuh aneka gendang Korea. Diantaranya cuma gendang kecil saja. Dikatakan “cuma”, karena bukan grand piano yang megah. ... Selengkapnya

Karma Kata

Sebutan Monas di hari-hari ini hampir selalu dikaitkan dengan nama Anas Urbaningrum. Bukan karena dua kata itu kebetulan mengandung kesamaan, tapi karena konteks pengucapan yang pernah ada, yaitu “gantung saya di Monas”. Itu kata yang diucapkan Anas saat itu demi meyakinkan publik bahwa dugaan korupsi itu menurutnya tidak benar. ... Selengkapnya

Hutang Kejujuran

Pintar itu penting, tapi jujur itu mendesak. Krisis Yunani misalnya, ditandai oleh hal yang mengejutkan: negeri itu ternyata tidak jujur dalam utang. Jumlah yang sebenarnya ternyata lebih besar dari yang diakui. Teknik negara menyembunyikan utang ternyata ada. Utang terbesar negara bukan kepada negara tetangga tapi kepada rakyat negara itu sendiri. ... Selengkapnya

Partai Pecah Belah

Jika jumlah kekecewaan meningkat, maka jumlah partai saya bayangkan juga akan meningkat. Kalau bayangan ini benar, akan ada partai politik yang didirikan cuma dengan azas kecewa. Kecewa dengan masa lalu dan berhayal akan masa depan. ... Selengkapnya

Kebaikan Tanpa Ilmu

Seperti jamaknya barang baru, ia menyita semua konsentrasi. Begitu pulang saya langsung menuju ke situ. Barang baru itu adalah kolam ikan koi saya yang baru. ... Selengkapnya

total: 9 | displaying: 1 - 9

Log in