Refleksi Prie GS
Anak Penyu
Anak penyu adalah anak yang bisa jadi anak paling mandiri di dunia. Dia sudah ditinggal induknya sejak masih telur. Setelah menetas ia diperintahkan alam untuk mencari bapak dan ibunya di lautan. Cerita selanjutnya bagaimana anak penyu bertemu orangtuanya, biarlah dijelaskan para imuwan. Bagi orang awam seperti saya, cukup membayangkan pesan-pesannya saja. Bagi seorang dramawan, pencarian anak penyu itu adalah drama yang mengharukan. Sedangkan bagi seorang ilmuwan, pencairan itu science yang menakjubkan. ...
Jujur Sajalah
Di sebuah acara bedah buku seorang penulis, saya sebagai pembedah menganjurkan agar pengunjung membeli buku sang penulis. Ketika saya sendiri tidak membeli, seorang pengunjung yang teliti menyerang saya, “Anda sendiri kenapa tidak membeli?”. Saya tidak menyangka akan ada serangan seperti itu, tapi untung ini bukan yang pertama. “Saya kan penganjur, bukan pembeli”, itu jawaban saya. ...
Psikolgi Khayalan
Ada psikologi harapan, ada psikologi khayalan. Yang pertama disiapkan agar manusia kuat menyambut hari depan. Yang kedua adalah jalan menuju harapan menyamnbut hari. Tanpa harapan, sungguh membahayakan, karena hidup hanya berisi keputusasaan. Tapi menyambut hari depan dengan khayalan adalah selemah-lemahnya jalan. ...
Majikan Kebiasaan
Karakter itu bukan cuma buah dari kebiasan. Lebih dari itu, karakter adalah buah iman. Sekedar kebisaan jauh dari cukup, apalagi jika itu kebiasaan buruk. Jangankan kebiasaan buruk, kebiasaan baikpun tidak cukup kalau tidak dibangun dengan orientasi nilai terbaik. ...
Jejak Kebaikan
Kebaikan itu meninggalkan jejak. Jika sebuah demonstrasi cuma meninggalkan sampah dan bakaran ban, akan membuat kita ragu adakah yang diperjuangkan adalah kebaikan. Karena kebaikan itu khas wataknya. Jangankan buah dari tindakan, bahkan buah niat baiknyapun sudah terasa. Jangankan cuma demo, bahkan perang sekalipun, jika baik tujuannya akan menjadi perang yang berbudaya. Tidak merusak mata air, tidak membunuh pihak yang sudah menyerah, menghukum tawanan dengan cara yang memberdayakan. Ketika tahanan seorang guru, mengajar itulah hukuman yang dijatuhkan. ...
Kursi Teras
Kursi teras di rumah saya berpindah tempat karena sebuah alasan. Untuknya, kami tak punya tempat lagi. Kini ia ada di teras luar dari semula di teras dalam. Kursi itu bukan dipindah, tapi lebih tepat disingkirkan. Tapi ketika kami letakkan, teras luar menjadi unik, hidup dan asri. Jadiah tempat penyingkiran menjadi arena pemartabatan untuk kursi yang sejatinya kami anggap layak disingkirkan. ...
Dorong Jerumus
Segala sesuatu memiliki sisi kebalikan. Pada setiap keramaian ada kemacetan. Pada setiap pembangunan ada penghancuran. Dibalik apa yang disebut setiap pendorong, ada resiko penjerumusan. Membedakan mana pendorong dan penjerumus itu soal yang tidak mudah dilakukan. ...
Main Hakim & Hakim yang Main-main
Jangan main hakim sendiri, begitu kata sebuah anjuran. Tapi bagaimana mungkin kalau ada atau banyak hakim yang bermain-main, begitulah kata kenyataan. Jadi tidak mudah membawa anjuran kepada kenyataan, sepanjang apa yang dianjurkan tidak banyak dijalankan. Pada hari-hari ini konsentrasi kita pada yang bersifat akibat jauh lebih dominan, ketimbang pada sebab. Maka logis, jika berpikir pada sebab saja mulai kita lupakan, rasanya mustahil untuk memiliki kemampuan mencegah penyebab. Kemampuan kita akhirnya hanya pada mengatasi akibat. ...
Buah Pertama
Pohon sawo di depan rumah saya mulai remaja dan berbunga. Senang sekali memandang pohon ini menjadi bagian dari rumah saya sejak mula. Ia saya tanam berbarengan dengan kami membangun rumah. Ketika rumah siap ditempati pohon ini meninggi. Kehadiran bunga-bunganya saya sambut gembira. ...
Tirakat Idelogi
Banyaknya kepala daerah pecah kongsi dengan wakilnya, banyaknya partai yang mencalonkan jago bukan kadernya, banyaknya kader partai yang pindah ke partai sebelah, adalah rentetan ilustrasi yang mengindikasikan satu hal: kekuatan praktis sedang menggeser kekuatan ideologis. ...
Log in
Subsidi Balsem
Pemberian bantuan langsung sementara masyarakat atau ‘’balsem’’, sebagai bentuk kompensasi atas kebijakan kenaikan harga BBM, pasti akan menuai kontroversi. Tidak saja karena kebijakan itu dianggap sebagai money politik langsung yang tentu saja sarat kepentingan politik, tetapi juga dipandang sebagai mekanisme yang tidak mendidik rakyat miskin. ...


