Critical Thinking Skill

Critical Thinking Skill adalah sebuah upaya agar kita memiliki sudut pandang yang benar. Dengan sudut pandang yang benar maka kita akan melihat sepanjang tahun ini dengan benar.
Ada 2 kata kunci agar kita memiliki critical thinking skill:
1. Kemampuan untuk melihat keseimbangan.
2. Kemampuan untuk melihat batasan atau perbedaan.
Kedua kemampuan itu akan membuat kita bisa berdiri ditengah-tengah, melihat sesuatu dari sisi yang lebih luas, bahkan dengan “helicopter view” yang membuat kemampuan “memandang” sangat luas . Hal itu merupakan esensi untuk bisa berpikir kritis.
Dengan critical thinking skill kita akan melihat sesuatu secara seimbang, contoh:
-Mau untung, siap rugi
-Ada kesempatan ada resiko
-Mau sukses, siap gagal
Critical thinking skill harus ada di pola pikir kita, karena kita adalah pemimpin bagi diri kita sendiri. Dengan critical thinking skill, kita akan siap menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi, dan akan bisa merespon setiap peristiwa dengan benar.
Ada 2 jenis peristiwa: peristiwa yang bisa dikontrol (controlable), dan peristiwa yang tidak bisa dikontrol (uncontrolable). Manusia bisa mengantisipasi terjadinya peristiwa yang bisa dikontrol. Manusia hanya bisa menerima peristiwa yang tidak bisa dikontrol. Contoh: bencana adalah peristiwa yang tidak bisa dikontrol. Bencana gempa dan tsunami di Jepang termasuk bencana besar, namun korban jiwa yang jatuh relatif sedikit untuk bencana dengan skala sebesar itu. Ini disebabkan Jepang melakukan antisipasi terhadap peristiwa yang bisa dikontrol (jatuhnya korban). Mereka sering melakukan latihan menghadapi gempa bumi. Tapi jangan sampai kita termakan dengan hal-hal yang ada diluar kontrol kita. Hasil bisa diperhitungkan, tapi tidak bisa dipastikan.Begitu juga kehidupan ini. (am)



Post your comment