Home | Smart Emotion

Smart Emotion

Personal Intelligence for Your Succes

Semak kecil berkata, “Kami pikir Tuhan menempatkan kami disini untuk sebuah tujuan. Kalau tidak, pastilah yang ditaruh disini adalah pohon yang lain. Dan kami tahu, kami tidak bisa menjadi pohon yang lain, maka salah satu caranya bagi kami adalah tumbuh sebaik-baiknya dengan apa yang bisa kami capai”. Pelajaran dari kisah ini: If you cannot be the best, do your best! ...

Don’t Let Anything Stop You!

Apa hal yang pernah orang lain bilang tidak mungkin kamu lakukan, tapi akhirnya bisa kamu lakukan dalam hidupmu? Atau bahkan diri kita sendiri yang sejak awal mengatakan kita tidak mungkin untuk melakukannya. ...

Modelling Jokowi’s Leadership Style

Jokowi, nama yang sedang ramai dibicarakan. Pada 2005, Jokowi terpilih sebagai Wali Kota Solo. Di kota berpenduduk 500.000 orang itu, ia mencengangkan kelelahan publik terhadap status quo. Jokowi melejit. Pada 2012, ia terpilih menjadi Gubernur DKI Jakarta. Dan kini ia menjadi calon presiden. ...

Kenapa Boss yang EQ-nya Rendah Justru Dipromosikan?

Ada sebuah pertanyaan, “Mengapa boss saya yang jelas-jelas EQnya rendah justru dipromosikan? Dia orangnya tidak manusiawi dan suka mengancam. Tapi saya heran, kenapa dia yang kemudian mendaptkan promosi? Katanya 80% faktor penentu kesuksesan adalah EQ, tetapi kenyataannya, meskipun EQnya rendah, mengapa dia yang dipromosikan? Apa yang salah disini?” ...

Pelajaran EQ dari Sebuah Kasus Pembunuhan

Publik Jakarta digegerkan dengan penemuan mayat perempuan tanpa identitas di tol JORR. Kepolisianpun bekerja cepat. Korban akhirnya diketahui bernama Ade Sara Angelina, mahasiswi tingkat awal di Universitas Bunda Mulia, jurusan Psikologi. Pelaku akhirnya cepat terungkap, ia adalah Hafits yang ternyata adalah mantan pacarnya sendiri, bersama Assyifa, pacar baru Hafits. ...

Do You Smart Emotion?

Banyak peristiwa di sekitar kita yang menggambarkan rendahnya kecerdasan emosi seseorang. Semuanya harus menjadi pembelajaran bagi kita dalam membangun “Smart Emotion”. ...

EQ Couching for Peak Performance

Belajar dari dunia olahraga, ketika pemainnya bermain dengan buruk yang harus disalahkan bukan pemainnya, melainkan pelatihnya. Begitupun dalam dunia kerja. Ketika karyawan tidak memberikan hasil yang maksimal, mungkin sudah saatnya seorang pimpinan bertindak layaknya “coach”, dan berkata “Sayalah yang bertanggungjawab!”. ...

How To Dicipline Your Employee Comfortably?

Ketika karyawan Anda bersalah, seberapa nyaman Anda mengatakan kepadanya? Apakah Anda memilih untuk mendiamkan, memaki-maki, atau menyebarkan gosip kepada orang lain? Seringkali orang membiarkannya tapi menggerutu. Kalaupun berterusterang, kecenderungannya adalah menyakti. Padahal jika suatu organisasi ingin menjadi kokoh, pimpinannya harus berani mengatakan hal yang tidak menyenangkan, termasuk mendisiplinkan karyawannya. Nah, bagaimanakah langkah terbaik dalam mendisiplinkan karyawan dengan nyaman? (How to dicipline your employee comfortably?) ...

How to Work With An Idiot

Salah satu pertanyaan yang sering diajukan adalah, “Saya ingin menerapkan dan mempraktekkan hal-hal yang baik. Saya sangat ingin memberikan kontribusi. Tapi bagaimana caranya, jika lingkungan yang saya hadapi adalah orang-orang yang tidak menyenangkan, bahkan cenderung brengsek? Mulai dari rekan kerja, termasuk bos”. ...

Filosofi Sukses dari Spirit Kuda

Dalam perhitungan Lunar Year, tahun ini disebt-sebut sebagai tahun Kuda. Sebagai zodiac ke-7 dalam horoskop China, kuda seringkali dikaitkan dengan kekuatan, eneri, dan interaksi. Konon, itulah kata-kata yang seringkali diasosiasikan dengan orang-orang yang lahir di tahun Kuda. Mereka dianggap orang yang gigih, bersemangat, serta mudah bergaul. Mari kita ambil intisari motivasi dibalik kehidupan seekor kuda. ...

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next last total: 127 | displaying: 1 - 10

Log in

Or you can

Connect with facebook