Home | Smart Enterpreneur | Koperasi

Koperasi

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan Gerakan Revitalisasi dan Kebangkitan Koperasi Indonesia 2012-2017. Seruan itu bertepatan dengan Hari Koperasi ke-64 tanggal 13 Juli 2011. Menurut Presiden, PBB telah mengakui koperasi sebagai gerakan yang berhasil menopang perekonomian di berbagai negara. Oleh karena itu, Indonesia yang sudah 64 tahun mengenal koperasi sudah seharusnya mengembangkan gerakan tersebut. Untuk itu, Gerakan Revitalisasi dan Kebangkitan Koperasi harus dilakukan dengan sasaran yang jelas. Pada 2012-2017 koperasi harus lebih berkembang.

Presiden juga mengatakan, gerakan Revitalisasi dan Kebangkitan Koperasi harus disertai dengan perbaikan sistem pengelolaan koperasi, perbaikan akses terhadap modal, pemberdayaan perempuan dan pemuda dalam koperasi, serta perluasan kerja sama dan promosi gerakan koperasi. Apalagi koperasi telah menunjukkan peran dalam meningkatkan perekonomian rakyat.

Sementara itu Ketua Fokus UKM Syahnan Palipi mengatakan, dari sekitar 138.000 koperasi di tanah air, hanya 30% yang aktif. Hal ini disebabkan pendirian koperasi belum mempunayi tujuan yang jelas, melainkan untuk mendapatkan “sesuatu”. Apalagi di masa lalu, kopersi juga sempat dijadikan alat politik.

Untuk itu pemerintah perlu melakukan terobosan dalam pengembangan koperasi di tanah air. Antara lain dengan meningkatkan kemampuan entrepreneurship dalam koperasi. Dengan demikian pengurus dan anggota koperasi benar-benar aktif, dan fungsi koperasi sebagai pemberdayaan ekonomi masyarakat semakin berjalan.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

Post your comment

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

4.00

Log in

as