Home | Smart Enterpreneur | Memilih Sumber Dana Untuk Bisnis

Memilih Sumber Dana Untuk Bisnis

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Smart Enterpreneur

Untuk memulai usaha atau mengembangkan usaha, tentu saja diperlukan modal, khususnya dalam bentuk dana/uang. Namun ketika dana tidak ada atau tidak mencukupi, apakah niat membuka atau memperluas usaha harus dihilangkan? Tentu saja tidak, karena ada jalan untuk memperoleh dana.

Sumber-sumber pendanaan/pinjaman antara lain: bank, koperasi, pasar uang, modal ventura, reksadana, leasing, vendor financing, pegadaian, dan sebagainya. Masing-masing mempunyai karakteristik dan mekanisme tersendiri. Untuk itu, sebelum memutuskan institusi mana yang akan dipilih untuk mendapatkan dana, kita melakukan perhitungan sebaik mungkin.   

Hal-hal yang perlu diketahui sebelum memutuskan melakukan pinjaman dana terutama adalah persyaratan, besar bunga atau bagi hasil, dan jangka waktu pengembalian. Hal itu untuk membantu kita melakukan kalkulasi.

 

Sumber  yang paling banyak diketahui masyarakat adalah bank. Cukup dimaklumi karena bank sangat  luas cakupannya, dan besar kemampuan pemberian pinjamannya. Bank  banyak jenisnya, ada bank umum,  bank perkreditan,  bank konvensional, dan bank syariah. Namun syarat memperoleh pinjaman di bank sangat ketat, bank juga harus melakukan analisis dan survey. Untuk itu disarankan bagi pengusaha mikro yang tidak punya laporan keuangan, untuk tidak mengajukan pinjaman ke bank, melainkan ke institusi lain.

Pegadaian bisa menjadi solusi alternative, terutama bagi pengusaha mikro yang tidak punya izin formal. Di pegadaian syarat tidak terlalu ketat dan tidak ada sutvey. Cukup dengan adanya barang yang diagunkan/digadai, kita sudah bisa mendapatkan dana. Namun pinjaman yang bisa diberikan pegadaian sangat terbatas. Jika dana yang dibutuhkan hanya Rp 10 juta, sebaiknya gunakan sumber dana dari pegadaian, karena prosesnya akan lebih cepat dan mudah.

 

Adapun modal ventura, persyaratan yang berlaku lebih di sini lebih ketat lagi. Yang bisa mengajukan dana ke modal ventura adalah perusahaan yang mengalami kesulitan modal, tapi punya prospek. Dana yangdiberikan dari modal ventura bukan merupakan pinjaman, melainkan bantuan, dan menjadi bagian dari saham perusahaan.

Pelajarilah lebih dulu, mana sumber dana yang tepat untuk kebutuhan kita. Lakukan hitung-hitungan yang tepat, beserta plus minusnya. Dengan demikian dana pinjaman yang diperoleh akan memberi keuntungan di kemudian hari, bukan kebuntungan.

 

 

 

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

Post your comment

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in

as