57 Fungsi Jempol

Dengan sebuah pukulan, seorang pria mencederai jari jempolnya. Temannya berkata, “Kamu telah melakukan sebuah perbuatan yang buruk”. Akan tetapi pria itu berkata, “Tidak, ini tidak buruk, ini justru menjadi salah satu hal terbaik yang terjadi pada saya.
Kejadian ini mengajarkan saya untuk menghargai apa yng saya miliki, termasuk jari jempol saya. Saya menemukan ada 57 hal yang saya lakukan dengan jempol saya setiap hari, tanpa saya sadari”.
Kita hampir tidak menghargai, menyadari dan mensyukuri anugerah Tuhan, sampai kita kehilangannya. Jadi hal terbaik pada kita adalah kehilangan yang kita miliki , lalu kita mendapatkannya kembali. Dengan demikian kita akan menghargai dan mensyukurinya secara bijak.
Seringkali manusia menjadi bijak setelah mengalami sesuatu yang menyakitkan, apakah itu sebuah problem, kecelakaan, bencana, atau musibah. Melihat cerita diatas, ketika jari jempolnya hancur, pria itu tidak bersedih, dia justru bisa melihat betapa bergunanya sebuah jari jempol. Ini merupakan sebuah kearifan.
Ada 2 jenis manusia:
- Arif. Berfikir positif, mengambil hikmah dari setiap kejadian, dan bersyukur atas anugerah Tuhan.
- Pra-arif. Orang yang langsung membuat penghakiman sendiri ketika ada masalah, sering berfikir negatif.



Post your comment