Home | Smart Ethos

Smart Ethos

Si Cantik dan Si Biasa

Yang Zi adalah seorang filsuf Tiongkok yang hidup pada periode perang antar negara. Suatu hari, Yang Zi dan murid-murid nya bepergian dan bermalam di sebuah penginapan. Di sana, ia bertemu dengan pemilik penginapan yang memiliki 2 pelayan, yang satu berwajah cantik, yang satu lagi berwajah biasa. Yang Zi mengamati bagaimana pemilik penginapan memperlakukan 2 pelayannya. Terlihat, ia lebih menyukai pelayan yang berwajah biasa. ...

Rahasia Jimiyen

Dewan juri yang terdiri dari tokoh masyarakat dan ilmuwan terkemuka pernah memilih pria bernama Jimiyen sebagai seorang tokoh revolusioner. Ia terpilih karena perbuatannya mengajar petani Cina untuk bisa membaca dan menulis. Padahal selama ribuan tahun di negeri Tirai Bambu, membaca dan menulis hanya milik cendekiawan. ...

Zang Sang Penyelamat

Seorang pedagang bernama Zang, pulang dari perjalanannya menagih utang. Namun ia harus menunggu di sebuah rumah, karena gerbang kota belum dibuka. Ia meletakkan tasnya yang penuh emas dan perak, lalu tertidur. Alangkah kagetnya Zang, ketika terbangun ia tidak melihat tasnya. Zang mencarinya sampai berjalan cukup jauh, tapi tidak juga menemukannya. Zang lalu kembali ke tempat semula. Hatinya gusar. ...

Pa Jho Si Peternak Domba

Ini adalah kisah dari negeri Tionghoa. Pa Jho sangat gelisah karena domba-dombanya terganggu oleh anjing-anjing para tetangga. Anjing itu tidak hanya mengejar, tapi juga menerkam domba-dombanya. Hampir setiap hari Pa Jho menemukan dombanya mati. ...

4x7=27

4x7=28 kata seorang pria. Namun seorang pria yang lain berkata, 4x7=27. Mereka berdua sama-sama mempertahankan jawabannya hingga bertengkar dan berkelahi. Akhirnya mereka dibawa ke hakim setempat. ...

Dari Sejarawan Menjadi Jendral

Pada zaman Dinasti Han tersebutlah seorang jendral pemberani bernama Ban Cau. Ia berasal dari keluarga pejabat. Ayanya, Ban Piau adalah cendekiawan terkenal yang bekerja di istana. Ban Cau adalah penulis sejarah resmi yang merintis penulisan buku tersohor sejarah Dinasti Han. Naskah itu dituntaskan oleh saudaranya Ban Gu, dan adik perempuannya Ban Jau. ...

Nenek Shiang Berjalan 10 KM Setiap Hari

Setiap pagi, seorang nenek bernama Shiang Yun Chuy bangun pukul 5 pagi, lalu menyiapkan sarapan untuk Tan, cucunya yang berumur7 tahun. Setelah itu ia menggendong Tan di pungungnya dan berjalan sejauh 10 kilo meter untuk menuju sekolah di kawasan darat daya Tiongkok. Perjalanan itu memakan waktu 2 jam. ...

Hidup Adalah Milik Sang Penyelamat

Alkisah, tersebutlah seorang bocah sedang berjalan-jalan di kebun. Tiba-tiba ia melihat seekor angsa terbang menukik sambil menjerit kesakitan, lalu tersungkur di semak-semak. Ternyata angsa itu terkena anak panah. Bocah itu lalu memeluk angsa dan memberinya minum. Dengan hati-hati dicabutnya panah yang menusuk angsa itu, dan merobek bajunya untuk membalut luka agar darahnya berhenti. ...

Bila Kaisar Akbar Berdoa

Beberapa abad silam, seorang kaisar akbar India, berburu bersama para punggawanya ke hutan. Saat waktu sembahyang sore tiba, ia menunaikan sembahyang bersama para punggawanya. ...

Jembatan dan Telunjuk

Jika Anda pernah ke Newyork, Anda pasti tahu jembatan Brooklyn, jembatan sepanjang 2 kilometer yang menghubungkan Newyork, Manhattan dengan Long Island. Jembatan ini dirancang dan dibangun oleh arsitek keturuanan Belanda, John A. Roebling. Dalam proses pembangunannya, ia mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Setelah melalui proses panjang, putranya, Washington Roebling (32 tahun) menggantikan sang ayah melanjutkan proyek ini. ...

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next last total: 101 | displaying: 1 - 10

Log in

Or you can

Connect with facebook

more in

Rekening Gendut Polisi


Sungguh sulit dipercaya bahwa ada seorang perwira pertama polisi, memiliki rekening gendut dengan jumlah yang amat fantastis, Rp 1,5 triliun. Jika pemilik rekening tambun itu seorang konglomerat misalnya, tentu bukanlah persoalan. Tetapi ini, seorang perwira dengan gaji resmi yang hanya sekitar Rp 3 juta. Bayangkan saja, bagaimana dengan gaji sebesar itu, ia bisa memiliki kekayaan yang sungguh membuat silau itu. Jika hanya mengandalkan gaji, pasti mustahil. Tapi rasanya, memang tidak ada yang mustahil di negeri ini. Karena segala keanehan dan kemustahilan itu, bedanya amat sangat tipis dengan kenyataan. Walaupun yang nyata itu tetap saja sulit dinalar....