Home | Smart NLP | Smart NLP: Membangun Rasa Percaya Diri

Smart NLP: Membangun Rasa Percaya Diri

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Percaya diri merupakan salah kunci keberhasilan atau kesuksesan. Di dalam NLP, percaya diri merupakan "state" atau keadaan.
State percaya diri dipengaruhi oleh 3 faktor:
1. Postur tubuh
2. Fokus
3. Kata-kata


Untuk memiliki atau membangun rasa percaya diri, kita harus memiliki ketiga faktor tersebut. Postur tubuh bukan soal tinggi atau pendek, tegap atau tidak. Melainkan pada postur tubuh bagaimana cara dia berdiri, duduk atau berjalan. Sedangkan fokus, kita harus mengarahkan pikiran pada hal-hal yang positif. Sementara pada kata-kata, pilihlah kata-kata yang positif. Kata-kata yang kita ucapkan akan menunjukkan siapa diri kita.


Contoh: orang yang membaca buku di tempat tidur akan mudah tertidur. Ini karena 'state'nya (berada di tempat tidur) menyenangkan untuk tidur. Hal yang sama juga akan terjadi kalau postur tubuh kita sudah menunjukkan sikap tidak percaya diri (loyo, gugup atau ragu-ragu). Maka yang keluar dari tubuh kita dalam bentuk lainnya akan menjadi tidak percaya diri (state nya tidak percaya diri).


Setiap orang punya bekal untuk percaya diri, persoalannya adalah bagaimana mengeluarkannya. Ada orang yang melatihnya, ada yang tidak. Yang penting adalah cobalah berani untuk percaya diri.


Untuk melatih rasa percaya diri antara lain:
- Melakukan state of exelent. Mencari pada kondisi apa atau bagaimana anda merasa percaya diri. Misalnya, jika Anda seorang penyanyi, ambillah postur menyanyi yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Ambil spiritnya.
- Lakukan matching and mirroring. Seringkali kita tidak percaya diri saat berbicara dengan seseorang, apalagi dengan atasan atau orang yang baru dikenal. Mulailah pembicaraan dengan mencari kesamaan.


Seringkali kita mendapat respon yang negatif dari lingkungan sekitar, yang bisa mempengaruhi rasa percaya diri. Menghadapi kondisi seperti ini, tetaplah pertahankan 'state'. Mereka bisa benar bisa salah tentang diri anda. Lakukan introspeksi. Tetap fokus pada hal-hal yang positif.

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

Post your comment

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0

Log in

as