Smart NLP: Emosi
Emosi ada pada diri manusia. Contoh emosi adalah rasa marah, takut, cemas dan sebagainya. Emosi adalah sesuatu yang wajar sepanjang masih dalam batas yang normal. Jika dikelola dengan baik, emosi bisa menjadi sebuah kekuatan. Untuk itu, kita harus bisa merubah emosi menjadi sesuatu yang positif dan produktif.
Rasa takut misalnya, jika dikelola dengan baik akan melahirkan sikap antisipasi, sehingga untuk melakukan sesuatu akan diawali dengan persiapan yang baik. Sebaliknya, tanpa rasa takut akan melahirkan kenekatan.
Biasanya ada 2 cara yang dilakukan manusia untuk mengatasi emosi:
1. Menghindar. Cara ini tidak baik, karena menghindari emosi belum tentu menyelesaikan masalah. Contoh: orang yang ingin melamar sebuah pekerjaan, tapi takut, takut ditolak, takut tidak mampu dan sebagainya. Akhirnya ia tidak jadi melamar pekerjaan tersebut. Secara jangka pendek, masalah emosinya mungkin terselesaikan. Tapi secara jangka panjang, belum tentu, karena bisa timbul penyesalan.
2. Mengabaikan. Cara ini juga tidak baik. Emosi jangan diabaikan, tapi dihadapi. Kalau diabaikan, lama kelamaan emosi itu akan meningkat.
Setiap emosi yang keluar dari dalam diri kita ada pesan yang disampaikan. Seperti daya tahan tubuh yang memberi sinyal sebelum kita terkena flu. Tapi bagaimana kita merespon sinyal tersebut. Rasa takut atau cemas misalnya, memberitahu kemungkinan akan terjadinya sesuatu. Dengan demikian kita bisa melakukan persiapan jika hal itu terjadi, atau mengantisipasinya. Jika rasa takut diabaikan, maka kita tidak akan melakukan persiapan/antisipasi.
Kita memiliki emosi untuk mendukung kita, bukan untuk melemahkan kita. Untuk itu kita harus bisa mengelola emosi dengan baik. Jangan termakan emosi, dan jangan abaikan emosi. Karena bisa jadi, emosi yang keluar dari dalam diri memberi sinyal positif.



Post your comment