Home | Smart Writer | Tips Trading: how to decide time to sell

Tips Trading: how to decide time to sell

By
Font size: Decrease font Enlarge font

Memutuskan kapan untuk menjual saham dapat menjadi sebuah keputusan yang sangat sulit. Karena untuk sebagian besar trader sangatlah sulit untuk memisahakan emosi mereka dari trading mereka. 2 emosi yang sangat mempengaruhi kebanyakan trader dalam hal menjual saham ( mengambil profit atau loss) adalah keserakahan (greed) dan takut akan penyesalan (fear of regret). Kemampuan untuk mengendalikan emosi2 ini adalah kuci untuk menjadi successful trader.

Sebagai contoh kasus: banyak investors tidak menjual saat saham mereka sudah naik 10% sampai bahkan 20% karena mereka tidak mau ketinggalan jika saham tersebut naik lagi dan ini disebabkan oleh greed factor yang mengaharapkan imbalan jauh lebih besar. Di sisi yang lain jika saham mereka turun 10% kebanyakan investor juga tidak menjual karena takut menyesal jika saham tersebut rebound secara significant.

Jadi kapan kita memutuskan untk menjual? Ini adalah pertanyaan yang lazim digumuli oleh setiap investor. Kita harus dapat memisahkan emosi dari keputusan investasi kita. Ada beberapa tips atau methods untuk membantu investors membuat keputusan2 secara sistematic tanpa banyak emosi terlibat.

1. Valuasi level saham melalui P/E (preice to earning), P/B(price to book value), P/S (price to sales). Contoh: Misalkan Inverstor membeli saham Bank of America saat P/E di 11 dan mengetahui bahwa P/E rata2 selama 5 tahun mereka adalah 14. Dari sini trader dapat memutuskan untuk menjual saham tersebut saham P/E bank of america mencapai 14.

2. Kesempatan lain yang timbul dapat juga digunakan sebagai alasan untuk menjual saham. Misalkan ada kesempatan atau peluang lain dengan return yang lebih besar muncul, kita dapat menjual sebagian atau seluruh portfolio kita untuk dapat masuk de dalam saham atau jenis investasi yang lain. Untuk dapat hal ini kita harus melakukan research secara rutin dan teliliti untuk mencari kesempatan dan peluang2 yang lebih baik.

3. Fundamental, dapat juga menjadi alasan yang sangat baik untuk keluar dari suatu saham. Contoh jika performance company semakin berkurang, keadaan ekonomi yang kurang menguntungkan atau outlook ke depan yang suram dapat digunaka sebagai alasan untuk cut loss. Untuk dapat melakukan hal ini investor harus peka terhadap berita2 ekonomi yang bersangkutan dengan saham2 yang dimilikinya.

4. Target based, Investor juga dapat men-set suatu target sebelum suatu investasi dilakukan. Dalam metode ini ionvestor sudah mengetahui besarnya resiko yang beliau dapat terima dan juga target profit dari investasi ini. Metode ini banyak digunakan oleh professional traders untuk membatasi resiko dan maksimalkan profit. Hal ini memerlukan tingkat disiplin yang sangat tinggi namun dapat memberikan hasil memuaskan dan yang lebih penting ketenangan dalam berinvestasi.

Belajar untuk menerima loss dan mengambil profit akan memberikan kita ketenangan selain menghindari stress yang berlebihan dalam berinvestasi. Hal yang perlu diingat adalah investasi dalam saham atau jenis yang lain hampir sama halnya dengan menanam tanaman, tidak selamanya harus tumbuh dan berbuah, ada saatnya tumbuhan itu harus ditebang jika sakit atau tidak menghasilkan buah seperti yang diharapkan lalu diganti dengan tumbuhan yang lain atau di sesuaikan dengan iklim dan musim. Demikian halnya dalam berinvestasi. Jika kita menggunakan setiap loss kita sebagai suatu pelajaran maka saya yakin keputusan2 investasi kita akan menjadi lebih baik in the future. Satu hal yang harus kita investasikan adalah waktu untuk meningkatkan kita punya financial knowledge. Karena hanya kitalah yang bertanggungjawab atas hasil dari setiap investasi kita. Jika kita serius dalam meningkatkan financial knowledge kita hanya hasil yang baik yang akan kita dapatkan di masa yang akan datang.

Selamat berinvestasi. God bless us all.

David Santoso

Ps: Comments and Questions dapat di email ke dsantoso@mercantiledeodate.com atau sms ke 089635522971

Subscribe to comments feed Comments (0 posted)

total: | displaying:

Post your comment

Please enter the code you see in the image:

Captcha

Tagged as:

No tags for this article

Rate this article

0