Home | Smartorial

Smartorial

Jebakan Budaya dan Moralitas

Negeri ini memang tidak boleh hanya menjadi obyek budaya asing, yang menjadikan kita hanya bisa menerima tanpa kuasa untuk memilah. Akibat sebagai bangsa yang hanya bisa menerima pengaruh dari luar sungguh mengenaskan:kita kehilangan jati diri sebagai sebuah bangsa yang berbudaya. Atas nama identitas dan jatidiri bangsa itulah,maka semestinya kita berhak untuk menentukan jenis budaya mana yang bisa masuk dan mana yang mesti kita tolak. Kita harus berani melindungi negeri ini dari serbuan budaya asing yang mempunyai naluri merusak. Tetapi kita juga harus mau membuka diri jika pengaruh asing itu justru memperkaya. ...

Bukan Cuma Janji

Siapa yang akan terpilih sebagai orang nomor satu dan nomor dua di DKI Jakarta, sangatlah ditentukan oleh penduduk Jakarta sendiri. Keberadaan mereka di bilik suara, adalah penentu nasib ibu kota dalam lima tahun ke depan. Siapa pasangan pilihan itu, pasti bukanlah pasangan yang hanya bisa mengumbar janji. Sebab Jakarta memang tak lagi butuh janji. Jadi jika cuma berbekal harapan semu, atau sekadar mengadu peruntungan, akan lebih baik jika lebih awal mundur dari gelanggang. ...

Korupsi Birokrasi

Penyelewengan biaya perjalanan dinas sesungguhnya tidak lagi mengejutkan. Karena itu merupakan salah satu modus korupsi paling klasik. Rupa-rupanya muslihat untuk mengakali anggaran itu juga tidak berkembang, bahkan termasuk masih sangat primitive. Modusnya juga tidak banyak mengalami perubahan, jika tidak menggelembungkan anggaran, para birokrat korup itu merancang perjalanan dinas fiktif. Jadi sebenarnya untuk korupsi jenis ini, mudah saja bagi KPK untuk menjaring pelakunya. ...

Tuntutan 4 Gubernur

Tuntutan 4 gubernur di Kalimantan tentang tambahan kuota BBM, bukanlah permintaan yang muluk. Memang sangatlah ironis jika Kalimantan yang dikenal sebagai lumbung sumber energi, justru mengalami krisis BBM. Jadi jika empat gubernur yang tergabung dalam Forum Gubernur se-Kalimantan itu mengancam menghentikan pengiriman hasil tambang, jika tambahan kuota BBM tidak dipenuhi, maka rasanya sangat beralasan. ...

Perguruan Tinggi dan Perilaku Koruptif

Sesungguhnya tidak ada korelasi yang sepenuhnya tepat antara lulusan perguruan tinggi dengan perilaku koruptif. Siapa saja, dari mana pun asalnya, tak peduli apakah dia lulusan perguruan tinggi, baik ternama maupun tak ternama, atau hanya jebolan sekolah dasar sekalipun, sama-sama berpeluang untuk berlaku korup. Tetapi bahwasannya kemudian banyak pelaku korupsi yang ternyata lulusan perguruan tinggi, itu adalah lain hal, yang tentu saja tidak serta merta bisa untuk menggeneralisasikan bahwa semua lulusan perguruan tinggi berperilaku korup. ...

Tragedi Sukhoi

Jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet 100, sungguh mengejutkan dunia penerbangan kita. Di balik duka yang kita rasakan, tragedi di Gunung Salak itu menyajikan fakta baru bahwa kecelakaan pesawat terbang bukan hanya terjadi karena faktor pesawat yang usang. Bahkan pesawat yang tengah promosi sekalipun, yang jelas-jelas dalam kondisi teknis prima, dengan teknologi yang diklaim terbaru dan tercanggihpun, tak bisa luput dari musibah. ...

Senjata Api dan Kekuasaan

Peredaran senjata api di kalangan sipil pada dasarnya adalah pengistimewaan negara hanya kepada pribadi-pribadi yang mampu. Dispensasi, atau lebih tepatnya sebagai diskriminasi ini, sesungguhnya lebih banyak membawa efek negative, katimbang manfaatnya. Apalagi kelonggaran itu diberikan tidak atas dasar pertimbangan obyektif seseorang dipandang mampu memegang senjata, tetapi lebih pada kemampuan finansial belaka. Akhirnya, dengan insting agresif yang melekat pada diri manusia, sipil pemegang senjata api ini yang resminya berjumlah 17 ribuan, justru menghadirkan teror bagi publik. ...

Budaya Arogan

Sesungguhnya, tidaklah tepat jika menyebut bahwa arogansi adalah cermin perilaku publik. Karena yang disebut cermin itu adalah gambaran yang persis sama dengan keadaan yang sebenarnya. Padahal tidak demikian dengan fakta yang sesungguhnya. Dalam setiap arogansi, ada yang disebut sebagai subyek dan ada pula korban atau obyek dari arogansi itu. Walaupun pihak yang menjadi obyek ini, dalam keadaan berbeda bisa pula berubah menjadi subyek arogansi. ...

Justice Collaborator

Bukan persoalan mudah untuk mendorong seseorang secara sukarela menjadi justice collaborator , yaitu sebutan untuk pelaku tindak pidana yang bekerja sama dengan penegak hukum untuk mengungkap kejahatan yang dia ikut di dalamnya. Apalagi dengan peran itu, berarti seorang tersangka telah atas kemauannya sendiri mengaku bersalah, dan mengaku pula terlibat dalam tindak kejahatan itu. Tentu saja individu dengan pilihan sikap ksatria yang berani mengaku bersalah, amatlah langka, dan untuk mencarinya pasti serupa benar dengan mencari jarum di tumpukan jerami. Jadi hampir mendekati kemustahilan. ...

Birokrasi Gemuk

Semestinya dengan berlebihnya jumlah pegawai negeri sipil, pelayanan publik menjadi lebih cepat dan efisien. Birokrasi yang gemuk ini justru memberikan keuntungan, karena tugas-tugas pelayanan publik menjadi lebih merata dan cepat tertangani. Tetapi sayang, kegemukan birokrasi ini justru tidak memberikan nilai lebih, bahkan ia tak ada bedanya dengan bentuk tubuh yang telah benar-benar menjadi gemuk, dengan karakteristik yang mirip pula; lamban dan kurang trengginas. Jadi dibanding manfaatnya, lebih banyak kerugiannya bagi negeri ini. ...

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next last total: 344 | displaying: 1 - 10

Log in

Or you can

Connect with facebook