Home | TDW Show

TDW Show

Feb

24

2014

0
Comments

Hidup Hanya Sekali, Hiduplah Dengan Dahsyat

By

Sebagai manusia, kata memang hanya bisa berencana dan berusaha, Tuhan yang menentutkan. Tapi kalau kita tidak berencana dan  berusaha, bagaimana Tuhan akan menentukan?. Mengatakan “saya hidup seperti air yang mengalir saja”, adalah sebuah kesia-siaan. Hanya ikan mati yang ada di air yang mengalir.

Hidup hanya sekali, apa yang harus dilakukan agar hidup menjadi dahsyat?

1.Membuat disain kehidupan. Kita memang hanya bisa berencana, berusaha dan berdoa. Tapi kalau kita  tidak melakukan apa-apa, maka apakah Tuhan akan memberikan keputusan terbaiknya untuk kita?

2.Berani melakukan lebih dari yang sudah dilakukan saat ini. Secara umum, kebanyakan orang tidak sadar bahwa dia bisa lebih dari kondisinya saat ini.  Ini membuatnya merasa “cukup”. Bukan berarti kita tidak bersyukur. Tapi bersyukur yang baik adalah bersyukur yang disertai dengan usaha yang terus menerus.

3.Ada yang memperkecil arti ekonomi sehingga dia tidak mau berjuang untuk kehidupan ekonominya.  Dia hidup dengan mengandalkan rasa syukur. Seperti di point nomor 2, hal itu adalah naif. Kita harus bersyukur, tapi bukan berarti kita berhenti melakukan sesuatu.

4.Berani mengambil resiko untuk melakukan sesuatu. Menyesal ada 2: pertama, menyesal karena melakukan sesuatu, dan kedua, menyesal karena tidak melakukan sesuatu.

 

Kita sendiri-lah yang memberi arti dalam kehidupan kita. Untuk itu, berilah arti yang membuat hidup

Feb

04

2014

0
Comments

4 Disiplin Kecil yang Akan Membawa Kesuksesan

By

Yang menghalangi kita untuk meraih impian dan goal kita adalah sikap tidak disiplin dalam melakukan hal-hal yang mengarah ke impian dan goal kita. Banyak orang atau organisasi cuma punya impian atau goal saja, tapi tidak ada action. Atau kalaupun ada action, actionnya tidak produktif, sehingga tidak ada outputnya.

Ada 4 disiplin kecil yang akan membawa kita meraih kesuksesan, dan mencapai impian/goal kita, yaitu:

1.Disiplin dalam fokus pada goal. Fokuslah minimal pada 3 goal yang sangat penting dalam kehidupan. Fokus pada sedikit goal lebih baik daripada fokus pada banyak goal. Fokus pada 2 sampai 3 goal lebih baik, daripada fokus pada 4 sampai 10 goal. Dengan fokus pada sedikit goal, energi bisa terkontrol. Kalau energi tercecer fokus akan terbengkalai. 

2.Disiplin dalam  melakukan langkah kecil untuk menuju goal kita, yaitu langkah yang terukur yang akan membawa perubahan besar dalam hidup kita.  Mulailah dari langkah kecil, dan mulailah sedikit-sedikit saja. Banyak orang punya ide yang muluk-muluk, padahal dengan langkah kecil dia sudah bisa melakukan perubahan yang positif.

3.Disiplin dalam membuat laporan (evaluasi). Kalau perlu buatlah  papan monitor yang mudah dibaca, sehingga dengan papan monitor itu kita bisa mengetahui progres yang sudah dicapai, dan yang belum dicapai.

4.Disiplin meminta laporan pertanggunganjawaban. Ini berlaku jika

Jan

02

2014

0
Comments

Mencapai Goal Tahun Ini

By

Goal yang dibuat bisa berupa goal dalam satu tahun. Namun evaluasinya harus dilakukan secara rutin, apakah harian, mingguan, bulanan, dan seterusnya. Dengan demikian, goal menjadi terukur. Tulislah goal secara jelas dan spesifik.

 

Dalam goal bisnis, ada beberapa tips agar goal bisa tercapai, yaitu:

1.Learn form the best, and work with the best.

2.Mempelajari strategi dan langkah orang-orang yang sukses dibidangnya (terutama bidang yang ingin digeluti).

3.Usahakan agar Anda dikenal orang yang tepat dalam jumlah yang banyak.

4.Menjadi orang yang bisa dipercaya, bukan hanya jujur, tapi juga mau bekerja keras, dan mengambil tanggungjawab.

Goal bisa bermacam-macam. Cara untuk mencapainya juga bisa bermcam-macam. Namun pada dasarnya ada 7 resep untuk sukses, yaitu:

1.Punya keyakinan bulat bahwa  tidak ada kata gagal, yang ada hanya sukses atau belajar.

2.Punya goal yang tertulis, spesifik dan terukur.

3.Setelah punya goal, harus mau belajar dari orang yang terbaik dibidangnya.

4.Punya alasan yang kuat untuk mencapai goal.

5.Harus action (action yang tepat)

6.Harus monitoring, apakah  langkah yang dilakukan sudah mengarah ke tujuan (goal) atau belum. Kalau sudah, bagaimana agar lebih ceat, kalau belum mana yang belum dilakukan.

7.Konsisten dan tangguh.

 

Cara untuk mencapai goal bisa fleksibel,  tapi goal harus tetap, kalau bisa ditingkatkan. (am)

Dec

19

2013

0
Comments

Membangunkan Raksasa di Dalam Diri Kita

By

Raksasa itu adalah alam bawah sadar kita. Alam bawah sadar adalah sesuatu yang lebih powerfull dari yang kita kira. Seperti orang naik gajah, otak sadarnya adalah sebagai manusia, sedangkan otak bawah sadarnya adalah sebagai gajah.   Kalau kita tidak mengenali raksasa di dalam diri kita, maka kita tidak bisa mengendalikannya.

Alam bawah sadar seperti gunung es, 92% tidak kelihatan, hanya 8% yang kelihatan. Analogi lainnya, otak/alam sadar manusia pengaruhnya terhadap kesuksesan hanya 12%, sedangkan  pengaruh alam bawah sadar terhadap kesuksesan adalah selebihnya (88%). Untuk itu alangkah baiknya jika kita bisa membangunkan dan mengendalikan “raksasa” itu agar bisa mengantar kita ke “tempat yang kita inginkan”. Sedangkan jika “raksasa” terus tidur, atau tidak terkendali, maka efeknya bisa menimbulkan rasa malas, hidup tidak terarah dan sebagainya. 

 Untuk membangunkan “raksasa” di dalam diri kita, yang paling diperlukan adalah sebuah keputusan. Tanpa keputusan, kita akan membiarkan. Buatlah keputusan bahwa “mulai hari ini, saya akan in charge di atas gajah”, “saya akan bertanggungjawab terhadap raksasa saya”.

Biasanya, keputusan terkait dengan:

1.Apa yang akan Anda berhenti melakukannya.

2.Apa yang akan Anda mulai lakukan.

3.Apa yang akan Anda persering untuk dilakukan.

4.Apa yang akan Anda kurangi untuk dilakukan

5.Apa yang akan Anda pertahankan.

Dec

05

2013

0
Comments

Kaya Melalui Investasi

By

Untuk bisa berinvestasi yang diperlukan adalah: sejumlah uang, waktu, pilihan investasi yang tepat, dan  disiplin dalam berinvestasi. Kombinasi diantara keempat hal ini akan menentukan berhasil tidaknya investasi yang kita lakukan. Kalau punya uang saja, tapi tidak punya disipilin, maka investasi tidak akan berjalan.  

Banyak yang ragu-ragu untuk berinvestasi, karena merasa penghasilannya dirasakan belum cukup untuk berinvestasi, atau masih pas-pasan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kalimat seperti inilah yang menghentikan kita untuk menanbung dan berinvestasi. Ingat, manusia tidak pernah merasa cukup. Selain itu, cukup atau tidak cukup itu relatif.

 

Mulailah menyisihkan 10% dari penghasilan untuk invetasi. Jika penghasilan meningkat, maka tambahkan jumlah yang disisihkan. Pilih jenis investasi yang seusai dengan kondisi keuangan Anda. Kebutuhan investasi harus diutamakan demi masa depan, atau sebagai persiapan sedia payung sebelum hujan.

Memaksakan diri untuk berinvestasi sangat penting,  karena masa depan bukan hanya masa sekarang, tapi juga masa yang akan datang.

Nov

07

2013

0
Comments

Hasrat, Percaya Diri dan Merasa Layak

By

Setiap orang pasti punya keinginan dalam hidupnya, baik keinginan materi maupun keinginan non materi. Ingin punya ini, ingin pergi ke sana, ingin jadi ini, ingin melakukan itu, dan sebagainya.

 

Hasrat adalah yang nomor satu dalam menentukan tercapai tidaknya keinginan. Orang yang punya hasrat pasti berbeda dengan orang tidak punya hasrat.  Untuk itu, memiliki hasrat sangat penting. Setelah itu, hasrat perlu dibarengi dengan percaya diri, dan merasa layak. Hasrat adalah sumber pencapaian, tanpa hasrat kita tidak ada kemajuan.

 

Misalnya, hasrat Anda adalah ingin punya mobil mewah. Lalu pertanyaannya, “apakah Anda percaya diri dengan hasrat tersebut?”. Kalau Anda percaya diri, maka kemungkinan keinginan itu akan tercapai akan lebih besar. Sedangkan kalau Anda tidak percaya diri, maka kemungkinan untuk keinginan itu tercapai akan lebih kecil.  Ini karena percaya diri membuat Anda merasa yakin (punya keyakinan) untuk mencapai keinginan tersebut. “Kalau orang lain bisa, saya juga bisa”, begitu prinsipnya.

 

Hasrat akan membuat seseorang menjadi ambisius. Ambisius pada hal-hal yang positif  tentu saja boleh, bahkan harus. Dan ambisius itu harus diwujudkan dengan tingkah laku dan sikap yang baik, dan  tidak merugikan orang lain.

 

 

Pencapaian dalam hidup harus dalam ukuran manusiawi, dalam arti tidak hasratnya tidak melampaui hak orang lain, dan

Oct

31

2013

0
Comments

Kaya dengan Halal

By

Siapa bilang karyawan tidak bisa kaya? Siapa bilang seorang sales tidak bisa kaya?  Tentu saja untuk kaya harus dilakukan dengan cara yang halal. Dengan demikian kekayaan yang dimiliki akan mendatangkan kebahagiaan yang hakiki.   

 

“Apakah penghasilan seumur hidup saya bisa mencapai 10 miliar?”, “Apakah waktu pension nanti saya memiliki 10 miliar?”. Pertanyaan seperti ini perlu diajukan kepada diri sendiri untuk memotivasi diri menuju kaya.

 

Hal-hal untuk mengukur keinginan menjadi kaya:

1.Anda ingin punya penghasilan berapa seumur hidup.

2.Apa impian-impian Anda.

3.Apa yang Anda kerjakan sekarang akan berakhir dimana.

 

Pertanyaan lanjutannya adalah, pekerjaan kita saat ini bisa mengantar kita ke sana atau tidak. Kalau tidak, maka lakukan perubahan, kurangi yang tidak produktif kepada yang produktif,

Mulailah berpikir tentang penghasilan ganda dan pasiv income.

 

 

Belajarlah berbisnis. Bisnis yang bisa dilakukan saat ini sangat beragam, mulai dari yang tanpa modal, sampai yang perlu modal besar. Pilihlah bisnis yang sesuai dengan kondisi Anda, pilih bisnis yang menghasilkan, pilih bisnis yang Anda sukai, dan pilih bisnis yang mudah. Mudah disini adalah karena Anda tahu caranya/jalannya. Untuk itu banyaklah belajar, terutama dari orang yang sudah sukses dibidangnya. Semoga berhasil!  

Oct

24

2013

0
Comments

Live Longer Than Your Life

By

Orang yang seperti itu adalah orang yang hidupnya dimakan oleh rutinitas, sehingga mereka tidak “keluar” untuk menciptakan sesuatu agar hidupnya lebih indah, lebih bermakna, dan membuat hidup mereka lebih panjang dari panjang dari usianya.

 

Luangkanlah waktu untuk berhenti sejenak, merenung, dan mengartikan kehidupan. Apakah kita mau hidup hanya sekedar hidup yang begitu-begitu saja tanpa makna, dan tanpa ada pemikiran untuk menjadikan orang yang memberikan kontribusi kepada sesama. Atau kita ingin hidup kita menjadi lebih bermakna, ingin memberikan kontribusi, dan ingin kelak namanya dikenang dengan baik lebih lama dari kehidupannya.  

 

Hal-hal yang bisa dilakukan untuk Live Longer than Your Life: 

1.Menulis buku (menyebarkan ilmu)

2.Membuat monumen.

3.Mendirikan yayasan sosial, rumah sakit, atau sekolah.

4.Meninggalkan perusahaan  yang menjalankan satu sistem yang baik.

5.Menjadi pemimpin yang positif. Bukan pemimpin dalam skala besar seperti pemimpin Negara atau partai, tapi juga pemimpin dalam skala kecil seperti dalam lingkup keluarga dan social.

 

 

Tapi tentu saja untuk meninggalkan nama baik tidak terbatas pada kelima hal tersebut. Setidaknya, selama hidup, kita menunjukkan bahwa keberadaan kita di dunia bisa membuat kehidupan ini menjadi lebih baik, meskipun dari hal-hal yang kecil. Kebaikan sekecil apapun yang kita tinggalkan tidak akan sia-sia. Itu akan membuat nama kita

Oct

17

2013

0
Comments

The Science of Wining and Loosing (2)

By

Persiapan yang dilakukan dengan science or preparation akan lebih berpeluang untuk menang, karena persiapan yang dilakukan akan meliputi:

-Hal yang dinilai

-Aturan main

-Mengetahui lawan

-Mengetahui kondisi

-Competitive fire

Dengan demikian bisa dikatakan, cara untuk menang berbeda dengan cara bersiap-siap.

 

Begitu juga dalam dunia bisnis, competitive fire perlu dihidupkan agar ada semangat untuk melakukan inovasi bisnis. Meski demikian, sebaiknya mencari dan melihat competitor yang sebanding. Jangan mencari competitor yang terlalu tinggi, karena hal itu bisa membuat patah semangat.  

Kuda tidak akan lari sekencang kalau ada kuda lain yang harus dikalahkan. Begitu juga manusia. Manusia perlu competitor agar mau meningkatkan diri.

 

Science of winning and loosing diperlukan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti  dalam pendidikan, pekerjaan, dan bisnis. Kita harus bisa memenangkan kompetisi apapun dalam kehidupan kita. Kompetisi akan membuat kita terpacu untuk meningkatkan diri (develop) Hidupkanlah competitive fire dalam diri kita, karena hal itu akan membuat kita punya semangat berkompetisi yang sehat. Yang paling penting adalah raihlah kemenangan dengan cara yang fair, dan tidak merendahkan orang lain, karena hal itu akan mendatangkan kebahagiaan.   

Oct

10

2013

0
Comments

Science of Winning and Loosing

By

Orang yang menang bukan karena dia berlatih lebih, tapi karena dia menghadapi pertandingan dengan lebih baik, misalnya, mengetahui aturan main dan apa yang menjadi penilaian. Memang kalau menang persiapan harus baik. Tapi pada saat pertandingan, ada yang bisa membuat kita sudah menang lebih dulu, yaitu kesiapan mental. 

Hal-hal yang diperlukan untuk jadi pemenang:

1.Pada saat persiapan.

-Punya alasan yang kuat, dengan demikian dia akan berlatih dengan lebih baik, mau membayar “ongkos”nya. Tanpa alasan yang kuat, latihan akan biasa-biasa saja.

-Punya goal untuk menjadi yang terbaik, dengan demikian latihan akan terarah.

-Belajar dari yang terbaik/menang di bidangnya. Dengan begitu kita akan mengetahui aturan-aturan main yang ada.

2.Pada saat bertanding: mengeluarkan competitive fire sehingga performance akan meningkat, dan selalu ada semangat baru. 

 

Competitive fire sendiri ada yang positif, ada yang negatif.

-Competitive fire yang positif akan menimbulkan semangat persaingan yang positif, sehingga ada dorongan untuk menampilkan yang terbaik, semangat, dan tetap menerima kekalahan.

-Competitive fire yang negatif akan menimbulkan semangat persaingan yang negatif, sehingga ia akan menempuh berbagai cara untuk menang, termasuk cara yang tidak baik. Ia cenderung tidak bisa menerima kekalahan.    

Science of winning and loosing diperlukan dalam berbagai aspek kehidupan, seperti  dalam pendidikan, pekerjaan, dan bisnis. Kita

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 next total: 91 | displaying: 1 - 10

Log in

Bloggers